Switch to mobile site
Pendalaman Alkitab
Bagian I Seri Makna Natal; Adakah Yesus lahir dihati kita?

Bagian I Seri Makna Natal; Adakah Yesus...

Bagian I Seri Makna Natal Adakah Yesus lahir dihati kita? - Natal yang Kehilangan Makna- Bulan... [More...]

Masa Pencobaan
Apa yang memisahkan kita dari Kasih Kristus?

Apa yang memisahkan kita dari Kasih...

Roma 8:35  Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan... [More...]

Renungan Umum
Belajar dari kehidupan Gideon

Belajar dari kehidupan Gideon

Pagi ini saya sangat tersentuh dengan kisah Gideon yang diangkat Tuhan menjadi Hakim atas Israel.... [More...]

Kesaksian Pembaca
Renungan Lainnya
Tinggalkan Pesan
ShoutMix chat widget
Ads on: Special HTML

Ads on: Special HTML
Renungan Singkat
Lepas dari segala belenggu dan keterikatan

II Korintus 3:17 Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

Apakah kita sudah merdeka? Mungkin kita menjawab dengan tegas “ya!, saya adalah orang merdeka, tidak dijajah dan tidak diperbudak oleh siapapun. Bahkan saya juga tidak mengalami yang namanya budak kemiskinan, ekonomi saya berkecukupan, hidup saya makmur”.

Secara jasmani mungkin benar kita adalah orang-orang yang merdeka, tidak dijajah atau diperbudak oleh siapapun. Tapi apakah kita adalah orang-orang merdeka secara rohani? Apakah kita bebas dari belenggu dosa dan ikatan-ikatan lainnya?
Saudaraku, tanpa disadari banyak orang yang hidupnya masih terbelenggu yaitu : belenggu narkoba, percabulan, judi, kuasa-kuasa kegelapan, rokok, minuman keras, gay, lesbi, dsb. Kalau ditanya apakah mereka sebenarnya suka melakukan itu? Jawabnya pasti tidak, mereka ingin lepas dari semuanya itu tapi tidak bisa.

Paulus pernah berkata demikian “Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. (Roma 7:15). Tidak seorangpun yang mau melakukan dosa. Itu semua dilakukan karena masih hidup dalam keterikatan. Saya punya keponakan yang hidup dalam keterikatan judi. Bahkah karena itu dia pernah di penjara selama beberapa hari tapi tidak tobat-tobat juga. Istri dan orangtuanya sangat menderita atas pebuatannya itu.

Saya juga pernah hidup dalam keterikatan, yaitu ikatan rokok (lihat halaman kesaksian). Bahkan hampir selama 30 tahun saya tidak bisa berbicara secara normal. Saya menjadi orang pendiam, tidak banyak bicara. Pada dasarnya saya bukan pendiam tapi karena menyembunyikan ke “gagap”an saya maka saya menjadi pendiam. Tapi puji Tuhan, saya sudah di merdekakan dari semua itu. Sekarang saya tidak merokok dan tidak gagap lagi. Haleluya, biarlah semua kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus.

Bagaimana saya bisa bebas dari semuanya itu? Itu semua adalah karena perbuatan tangan Tuhan yang ajaib bukan karena kuat dan gagah saya. Tuhanlah yang membebaskan saya, karena dimana ada Roh Tuhan disitu ada kemerdekaan.

Saudaraku, belenggu apa yang sedang mengikat saudara saat ini? Mungkin saudara merasa tersiksa dan ingin lepas dari belengu itu. Mari undang Roh Tuhan hadir ditengah-tengah hidup saudara maka belenggu/ikatan itu akan di lepaskan.

Dalam kitab Kisah para rasul di ceritakan suatu waktu Paulus dan Silas di penjarakan karena pengajaran mereka. Kaki mereka di belenggu sehingga dalam penjarapun mereka tidak bisa bergerak bebas. Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. (Kisah Para Rasul 16:25-26).

Kisah ini menyatakan bila Roh Tuhan hadir maka tidak satu belenggupun yang sanggup mengikat kita. Kuasa-kuasa kegelapan yang menyebabkan kita terikat akan di guncang sehingga mereka terlepas dan lari terbirit-birit. Ketika mereka lari maka lepaslah dari segala ikatan, karena sebenarnya roh-roh jahatlah yang mengikat kita. Roh jahat mengikat kita melalui keinginan daging.

Bagaimana agar Roh Tuhan hadir dalam hidup kita?

1. Hiduplah dalam persekutuan dan dalam doa.
Matius 18:20 berkata : “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”
Persekutuan dengan sesama anak Tuhan sangat menyenangkan hati Tuhan. Dimana ada persekutuan yang didalamnya meninggikan nama Tuhan maka DIA hadir.

2. Hidup dalam pujian dan penyembahan.
Mazmur 22:4 Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.

Ayat diatas menunjukkan bahwa puji-pujian adalah tahta Tuhan. Saat pujian dinaikkan Tuhan hadir disitu. Saat Tuhan hadir maka segala belenggu/ikatan akan di lepaskan.

Oleh sebab itu dua point ini sangat penting untuk di perhatikan bagi saudaraku yang saat ini terikat dan ingin kelepasan. Percayalah bila kita hidup di dalamnya maka kelepasan akan terjadi karena kuasa-kuasa kegelapan telah di goncangkan dan di hancurkan. Tuhan Yesus memberkati.


Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
 

This content has been locked. You can no longer post any comment.

Find the Best Web Hosting which offers reliable service and top quality support
Renungan Populer
powered by camp26
Hits Counter
Sejak 5 Desember 2008
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini786
mod_vvisit_counterKemarin1288
mod_vvisit_counterMinggu ini2074
mod_vvisit_counterMinggu lalu10795
mod_vvisit_counterBulan ini9754
mod_vvisit_counterBulan lalu44815
mod_vvisit_counterAll days1380750
We have: 3 guests, 3 bots online
Your IP: 38.107.179.208
 , 
Today: Feb 07, 2012
Secure Certificate
SiteLock
Ads on: Special HTML
Facebook FanBox
Follow us on Twitter
Powered by Twitter Fan Box & Pizcar