Lepas dari segala belenggu dan keterikatan
II Korintus 3:17 Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.
Apakah kita sudah merdeka? Mungkin kita menjawab dengan tegas “ya!, saya adalah orang merdeka, tidak dijajah dan tidak diperbudak oleh siapapun. Bahkan saya juga tidak mengalami yang namanya budak kemiskinan, ekonomi saya berkecukupan, hidup saya makmur”.
Secara jasmani mungkin benar kita adalah orang-orang yang merdeka, tidak dijajah atau diperbudak oleh siapapun. Tapi apakah kita adalah orang-orang merdeka secara rohani? Apakah kita bebas dari belenggu dosa dan ikatan-ikatan lainnya?
Saudaraku, tanpa disadari banyak orang yang hidupnya masih terbelenggu yaitu : belenggu narkoba, percabulan, judi, kuasa-kuasa kegelapan, rokok, minuman keras, gay, lesbi, dsb. Kalau ditanya apakah mereka sebenarnya suka melakukan itu? Jawabnya pasti tidak, mereka ingin lepas dari semuanya itu tapi tidak bisa.
Paulus pernah berkata demikian “Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. (Roma 7:15). Tidak seorangpun yang mau melakukan dosa. Itu semua dilakukan karena masih hidup dalam keterikatan. Saya punya keponakan yang hidup dalam keterikatan judi. Bahkah karena itu dia pernah di penjara selama beberapa hari tapi tidak tobat-tobat juga. Istri dan orangtuanya sangat menderita atas pebuatannya itu.
Saya juga pernah hidup dalam keterikatan, yaitu ikatan rokok (lihat halaman kesaksian). Bahkan hampir selama 30 tahun saya tidak bisa berbicara secara normal. Saya menjadi orang pendiam, tidak banyak bicara. Pada dasarnya saya bukan pendiam tapi karena menyembunyikan ke “gagap”an saya maka saya menjadi pendiam. Tapi puji Tuhan, saya sudah di merdekakan dari semua itu. Sekarang saya tidak merokok dan tidak gagap lagi. Haleluya, biarlah semua kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus.
Bagaimana saya bisa bebas dari semuanya itu? Itu semua adalah karena perbuatan tangan Tuhan yang ajaib bukan karena kuat dan gagah saya. Tuhanlah yang membebaskan saya, karena dimana ada Roh Tuhan disitu ada kemerdekaan.
Saudaraku, belenggu apa yang sedang mengikat saudara saat ini? Mungkin saudara merasa tersiksa dan ingin lepas dari belengu itu. Mari undang Roh Tuhan hadir ditengah-tengah hidup saudara maka belenggu/ikatan itu akan di lepaskan.
Dalam kitab Kisah para rasul di ceritakan suatu waktu Paulus dan Silas di penjarakan karena pengajaran mereka. Kaki mereka di belenggu sehingga dalam penjarapun mereka tidak bisa bergerak bebas. Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. (Kisah Para Rasul 16:25-26).
Kisah ini menyatakan bila Roh Tuhan hadir maka tidak satu belenggupun yang sanggup mengikat kita. Kuasa-kuasa kegelapan yang menyebabkan kita terikat akan di guncang sehingga mereka terlepas dan lari terbirit-birit. Ketika mereka lari maka lepaslah dari segala ikatan, karena sebenarnya roh-roh jahatlah yang mengikat kita. Roh jahat mengikat kita melalui keinginan daging.
Bagaimana agar Roh Tuhan hadir dalam hidup kita?
1. Hiduplah dalam persekutuan dan dalam doa.
Matius 18:20 berkata : “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”
Persekutuan dengan sesama anak Tuhan sangat menyenangkan hati Tuhan. Dimana ada persekutuan yang didalamnya meninggikan nama Tuhan maka DIA hadir.
2. Hidup dalam pujian dan penyembahan.
Mazmur 22:4 Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.
Ayat diatas menunjukkan bahwa puji-pujian adalah tahta Tuhan. Saat pujian dinaikkan Tuhan hadir disitu. Saat Tuhan hadir maka segala belenggu/ikatan akan di lepaskan.
Oleh sebab itu dua point ini sangat penting untuk di perhatikan bagi saudaraku yang saat ini terikat dan ingin kelepasan. Percayalah bila kita hidup di dalamnya maka kelepasan akan terjadi karena kuasa-kuasa kegelapan telah di goncangkan dan di hancurkan. Tuhan Yesus memberkati.