Renungan-Kristen.Com

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus

Tuesday
Sep 07th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home
E-mail Print PDF
Kasih yang kekal

Yeremia 31:3 Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.

Bulan ini adalah bulan kasih sayang menurut kebiasaan dunia. Pada setiap tanggal 14 February orang-orang dunia merayakan yang namanya hari valentine, hari kasih sayang katanya. Kalau saya pribadi, saya tidak begitu membedakan bulan ini dengan bulan lainnya karena bagi saya, kasih sayang tidak akan pernah di batasi oleh waktu dan tidak ada waktu-waktu tertentu untuk merayakannya. Justru saya khawatir tanggal ini banyak digunakan orang untuk pesta pora dan melakukan dosa perzinahan.
Kasih manusia tidak sama dengan kasih Tuhan, kasih Tuhan itu pasti dan kekal, tetapi kasih manusia tidak pernah kekal. Kasih manusia bisa luntur seiring dengan waktu, bisa muncul seketika dan bisa hilang pula seketika. Maka jangan heran kalau di televisi dan di surat kabar kita membaca banyak berita perceraian.

Ada tiga jenis kasih yang kita kenal yaitu kasih eros, kasih phileo dan kasih agape.
Kasih "Eros" adalah kasih yang berada pada tingkat paling rendah karena di kenal dengan kasih yang cenderung kearah hawa nafsu dan kedagingan. Biasanya kasih ini tidak bertahan lama, karena kedagingan manusia senantiasa menuntut akan hal yang baru. Orang yang tidak hidup dalam Tuhan akan sangat rentan jatuh dalam kasih jenis ini. Kasih eros penuh dengan hasrat dan tuntutan. Hasrat tidak terpenuhi maka kasih inipun akan hilang.

Kasih "Phileo" adalah kasih persaudaraan kasih ini nilainya lebih tinggi dari kasih eros. Namun kasih ini cenderung mengandung pamrih, kasih yang bersifat timbal balik. Jika kamu mengasihi aku maka akupun akan mengasihi kamu. Pada umumnya kasih ini didasari oleh kesetiakawanan atau kekerabatan. Kasih ini juga sangat rentan untuk pudar, karena kasih ini akan hilang sekejab pada saat timbul perselisihan, kelaparan dan aniaya.

Kasih “Agape,” adalah kasih yang tertinggi, yakni kasih ilahi, kasih yang murni dan sejati. Kasih yang tidak menuntut, dan tidak mementingkan diri sendiri. Kasih ini bersifat kekal dan tidak akan pernah luntur. Kasih jenis ini rela berkorban, bahkan nyawanya sendiripun di berikannya untuk orang yang di kasihinya.

Tuhan Yesus telah membuktikan bahwa DIA mengasihi kita dengan kasih jenis ini. Apapun Tuhan korbankan untuk kita. DIA Tuhan yang maha kuasa rela merendahkan diri-Nya menjadi manusia untuk merasakan kelemahan-kelemahan kita. Dia rela melepaskan segala kemuliaan-Nya dan mengosongkan dirinya untuk kita dan menjadi sama dengan kita. Bahkan akhirnya Dia menyerahkan nyawanya untuk menyelamatkan kita. Itu semua dilakukannya bukan untuk kepentingan-Nya. Tapi itu semua untuk kepentingan kita. Kita yang terbuat dari debu tanah ini begitu berharga di mata Tuhan. Bahkan Tuhan katakan tidak ada satupun yang dapat memisahkan kita dari kasih-Nya.

Roma 8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?

Benar-benar Tuhan yang luar biasa bukan? Mengapa Tuhan Yesus memiliki kasih yang luar biasa itu? Itu karena Dia meniru teladan Bapa. Kita perhatikan ayat dibawah :

Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Dari ayat diatas kita bisa membayangkan betapa berharganya kita di mata Tuhan. Sejak manusia jatuh kedalam dosa, manusia hidup dalam kuasa maut. Manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya, dosa manusia hanya dapat di sucikan dan di tebus oleh darah. Itulah sebabnya pada zaman perjanjian lama, pada waktu-waktu tertentu orang Israel mempersembahkan hewan sebagai korban sembelihan dan mencurahkan darahnya untuk pengudusan. Bapa tahu bahwa itu belum cukup dan belum sempurna. Penebusan dan penyucian sempurna hanya ada dalam darah Yesus. Karena Dia tidak bercacat dan tidak bernoda. Dosa harus di tebus oleh darah yang suci dan tidak cacat. Itulah sebabnya mengapa Yesus harus mati. Banyak orang yang tidak memahami mengapa Yesus harus datang ke bumi. Mereka hanya menganggap bahwa Yesus datang hanya sebagai utusan Tuhan atau Nabi sehingga akhirnya mereka tidak mengakui kalau Yesus mati di salibkan.
Bapa mengutus Yesus ke dunia bukan sebagai nabi, tapi Bapa mengutus Yesus untuk membawa berita keselamatan dan dengan darah-Nya yang suci menebus manusia dari kuasa maut. Namun maut tidak berkuasa atas Yesus sebab pada hari yang ketiga Yesus bangkit dari kematian dan maut telah di kalahkan, dan Dia merebut kunci maut dari iblis (Wahyu 1:18).

Saudaraku, dengan apakah kita bisa membalas kasih Yesus itu? Tidak ada! Apapun yang kita miliki tidak bisa menebus kita dari kuasa maut. Dan bahkan sebenarnya kita pun tidak memiliki apa-apa. Jika kita memiliki harta saat ini, ingatlah bahwa itu sebenarnya bukan milik kita. Tuhanlah yang mengaruniakannya kepada kita. Jadi, benarlah bahwa kasih Tuhan itu murni, sebab Dia tidak mengharapkan apa-apa dari kita. Dia hanya ingin kita percaya kepada-Nya dan hidup dalam kebenaran-Nya, dan itupun bukan demi kepentingan-Nya melainkan demi kepentingan kita, agar kita selamat. Tuhan Yesus meniru teladan Bapa dan Tuhan Yesuspun ingin kita meniru teladan-Nya. Tuhan ingin kita memiliki kasih yang sama seperti kasih-Nya.

Suatu ketika Tuhan Yesus memanggil Petrus dan bertanya kepadanya sebanyak tiga kali "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." (Yohanes 21:15-17). Tuhan Yesus bertanya sebanyak tiga kali karena jawaban Petrus tidak memuaskan. Tuhan ingin Petrus mengasini-Nya dengan kasih yang murni, tanpa pamrih, yaitu kasih Agape. Namun Petrus menjawab dengan kasih persaudaraan, sebatas kasih persaudaraan yaitu kasih dan kesetiaan seorang murid terhadap gurunya. Namun pada pertanyaan yang ketiga kali, Petrus merasa sedih karena ia sudah mengerti apa yang di maksud oleh gurunya.

Saudaraku, satu hal yang saya lihat dari kisah ini, yaitu Tuhan menuntut seorang gembala harus memiliki kasih agape, yaitu kasih yang murni, tulus dan tanpa pamrih. Menjadi gembala (hamba Tuhan/pendeta/sintua/pelayan) tidak boleh karena mengharapkan sesuatu. Itulah sebabnya sebelum saudara memilih pelayanan ini, harus koreksi dulu apakah siap menggembalakan domba-domba Tuhan tanpa pamrih.

Akhirnya, Tuhan menuntut kasih ini bukan saja kepada para Gembala. Tuhan juga meminta agar setiap umat Tuhan hidup dalam kasih ini.

Matius 5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Hanya kasih agapelah yang bisa mengasihi dan berdoa untuk musuhnya. Mari kita koreksi diri kita apakah kita masih membenci musuh kita, dan tidak mau berdoa untuk mereka? Jika ya berarti kita masih belum memiliki kasih ini. Itu artinya kita masih mengharapkan imbalan dari orang lain, minimal kasih dibalas dengan kasih. Sejujurnya, tidaklah gampang memiliki kasih seperti ini, saya tidak berani mengaku kalau saya telah memiliki kasih ini. Namun dengan meminta pertolongan dari Tuhan Yesus, kita pasti mampu melakukannya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
Last Updated ( Friday, 29 May 2009 22:59 )  

Halaman Depan

Agar Hidup Selalu Beruntung
Nelson Saragih
article thumbnail

Tidak ada seorangpun di dunia ini yang ingin hidup dalam kesulitan. Setiap orang pasti ingin hidup dalam keberuntungan. Kekuatiran akan hidup dalam ketidakberuntungan membuat orang melakukan berbagai  [ ... ]


Saatnya mengambil keputusan!
Nelson Saragih
article thumbnail

Lukas 12:57 Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak pernah lepas daripada hal mengambil keputusan. Apa yang saya perbuat pada saat  [ ... ]


Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 5); Pencobaan 3: Pencobaan atas keinginan mata dan keangkuhan Hidup.
Nelson Saragih
article thumbnail

Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 5) : Pencobaan 3: Pencobaan atas keinginan mata dan keangkuhan Hidup.  
Matius 4:8-10 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihat [ ... ]


Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 4) : Belajar dari Pencobaan II "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah,”
Nelson Saragih
article thumbnail

Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 4) :   Belajar dari Pencobaan II  "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah,”
Matius 4:5-6 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatka [ ... ]


Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 3) : Belajar dari pencobaan I "Manusia hidup bukan dari Roti saja"
Nelson Saragih
article thumbnail


Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 3) :
Belajar dari pencobaan I "Manusia hidup bukan dari Roti saja"
Matius 4:3-4 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, [ ... ]


Other Articles

Renungan Lainnya

Mengucap Syukurlah!

Mengucap Syukurlah! I Tesalonika  5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.Sungguh! Apa yang saya saksikan pada acara sebuah Tel...
More:

Agar Hidup Selalu Beruntung

Agar Hidup Selalu Beruntung Oleh sebab itu agar hidup senantiasa beruntung, yakinkan bahwa saudara hidup dalam ketiga hal diatas maka keberuntungan pasti senantiasa akan mengikuti kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin...
More:

Mengapa harus melalui Padang Gurun?

Mengapa harus melalui Padang Gurun? Ulangan 8:2 Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahk...
More:

Tangan Tuhan melindungiku dari kecelakaan motor ( Kesaksian Ardhy)

Sebab Aku ini, Tuhan Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata epadamu : "Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau." (Yesaya 41:13) "Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung padaNy...
More:

Facebook Fans



Popular

Komitmen

Apakah anda mengambil komitmen untuk ikut Tuhan sungguh-sungguh hari ini?
 

Kotak Pesan

ShoutMix chat widget
Ads on: Special HTML

Hits Pengunjung

Sejak 5 Desember 2008
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini122
mod_vvisit_counterKemarin655
mod_vvisit_counterMinggu ini1292
mod_vvisit_counterMinggu lalu4434
mod_vvisit_counterBulan ini3939
mod_vvisit_counterBulan lalu19525
mod_vvisit_counterAll190430

Online (20 minutes ago): 17
Your IP: 38.107.191.82
,
Now is: 2010-09-07 08:25
Protected by Copyscape Duplicate Content Detector
Ads on: Special HTML

Login Form

  • Login
  • Create an account
    Registration
    *
    *
    *
    *
    *
    Fields marked with an asterisk (*) are required.
  • Visitor's Map

    Locations of visitors to this page
    Ads on: Special HTML
    Banner

    Who's Online

    We have 21 guests online

    Statistics

    Members : 111
    Content : 184
    Web Links : 6
    Content View Hits : 347167