Switch to mobile site

Belajar dari Pesta perkawinan di Kana : “Tiga hal yang mengubah waktunya Tuhan”

User Rating: / 14
PoorBest 
Belajar dari Pesta perkawinan di Kana : “Tiga hal yang mengubah waktunya Tuhan”

Yohanes 2:1-5 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu. Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur". Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba." Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"

Kisah diatas terjadi pada waktu Yesus dan murid-murid serta Ibu-Nya di undang pada suatu pesta perkawinan di Kana. Ketika itu mempelai kehabisan anggur dan apabila hal ini di ketahui oleh para undangan, tentunya akan menjadi suatu hal yang memalukan sekali. Mereka akan jadi bahan tertawaan dan olok-olokan orang, seumur hidup hal tersebut pasti akan membayangi rumah tangga mereka.

Maria, ibu Yesus adalah seorang yang penuh kasih dan sangat lembut hatinya. Ia tidak ingin hal itu dialami oleh kedua mempelai. Ia bisa merasakan jika hal itu terjadi pastilah rumah tangga yang baru di bentuk itu tidak akan pernah bahagia karena akan menjadi bahan tertawaan, hinaan dan cercaan orang seumur hidupnya. Oleh sebab itu ia berkata kepada Yesus, “mereka kehabisan anggur”. Namun Yesus menjawab “saat-Ku belum tiba, Ibu”.

Yesus adalah Tuhan yang tentunya tidak pernah berbohong dan berdusta dalam kata-kata. Jika dikatakan saat-Ku belum tiba pastilah benar bahwa saat Tuhan belum tiba. Jadi artinya semua ada waktunya, benarlah apa yang dituliskan pada ayat dibawah.

Pengkotbah 3:1 Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.

Oleh sebab itu saudara, jangan terlalu memaksakan diri untuk memperoleh sesuatu sebab segala sesuatu ada waktunya. Tuhan juga punya waktu-Nya untuk bertindak. Tuhan tahu waktu yang terbaik buat kita oleh sebab itu IA punya waktu yang terbaik untuk menjawab doa kita.
Tetapi kita jangan lupa bahwa Yesus adalah Tuhan yang maha kuasa yang empunya segalanya termasuk empunya waktu. Tuhan dapat mengubah waktu-Nya menurut kehendak-Nya. Namun tidak dengan begitu saja Tuhan mengubah waktu-Nya. Ada tiga hal yang dapat mengubah waktu-Nya Tuhan, yaitu:

1.    Kasih
Yesus dan Maria, ibu-nya sangat mengasihi kedua mempelai. Yesus dan ibu-Nya tidak ingin kedua mempelai di permalukan. Oleh sebab itu Yesus mengubah waktu-Nya karena rasa kasih yang besar itu.

Mazmur 25:3 Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu; yang mendapat malu ialah mereka yang berbuat khianat dengan tidak ada alasannya.

Kasih dapat mengubah keputusan Tuhan. Hal itu pernah terjadi pada kota Niniwe. Dalam empat puluh hari kedepan Tuhan akan menunggang balikkan kota Niniwe. Hal itu dapat kita lihat pada ayat dibawah:

Yunus 3:4 Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: "Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan."

Namun Tuhan membatalkan keputusan-Nya karena Niniwe bertobat. Itu dapat kita lihat pada ayat dibawah:

Yunus 3:5-10 Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu. Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian: "Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya. Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa." Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Ia pun tidak jadi melakukannya.

Pertobatan membuat Tuhan berbelaskasihan sehingga Tuhan membatalkan keputusannya.
Oleh  sebab itu saudaraku, marilah kita lebih lagi mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama karena dengan demikian Tuhan akan mengubah waktu dan keputusan-Nya.

2.    Ketaatan.
Ketaatan membuat Tuhan Yesus bekerja walaupun belum waktu-Nya. Tuhan mengubah air menjadi anggur karena ada orang-orang yang taat, mereka adalah pelayan-pelayan yang menyiapkan air dan tempayan.

Pelayan-pelayan itu taat kepada Maria ibu Yesus dan kepada Yesus. Kita perhatikan ayat dibawah:

Yohanes 2:5-7 Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!" Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung. Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan mereka pun mengisinya sampai penuh.

Pelayan-pelayan itu tanpa bertanya-tanya langsung melakukan apa yang di perintahkan oleh Yesus dan ibunya. Ini adalah gambaran ketaatan kepada gembala dan kepada Tuhan Yesus. Maria adalah seorang orang tua yang merupakan gambaran dari penatua (gembala) dan Yesus adalah Tuhan kita.

Sebagai jemaat yang baik, kita harus taat kepada gembala dan kepada Tuhan Yesus. Gembala adalah orang yang membimbing kita untuk melakukan apa yang di kehendaki Tuhan. Sama seperti Maria yang membimbing para pelayan untuk melakukan apa yang Tuhan Yesus perintahkan. Dan hasilnya kita ketahui bersama bahwa Tuhan Yesus mengubah air menjadi anggur padahal pada saat itu belumlah waktunya bagi Yesus untuk mengadakan mujizat.

Oleh sebab itu saudaraku, agar mujizat terjadi maka jadilah jemaat yang taat dan dengar-dengaran. Dengar-dengaran kepada firman Tuhan dengan melakukan firman-Nya tepat seperti yang diperintahkan dengan tidak menambah dan mengurangi firman-Nya, demikian pula dengar-dengaran kepada gembala. Jangan memberontak seperti Miryam dan Harun yang tidak taat kepada gembala mereka yaitu Musa yang akibatnya Miryam terkena penyakit Kusta dan harus di singkirkan dari jemaah Israel.

3.    Mengundang Yesus untuk hadir dalam hidup dan rumah tangga kita.

Saudaraku, satu hal yang jangan luput dari perhatian kita yaitu bagaimana seandainya kedua mempelai tidak mengundang Yesus hadir dalam pesta perkawinan mereka? Apa yang akan terjadi saudaraku? Yang terjadi adalah mereka pasti akan mendapat malu karena mujizat tidak terjadi.

Kehadiran Yesus membawa berkat dalam hidup mereka. Suasana pesta yang meriah terhindar dari petaka yang memalukan. Oleh sebab itu mari undang Yesus hadir dalam hidup kita. Berikan ruang hati kita untuk Yesus hadir di dalamnya maka hidup kita senantiasa di jaga dan terhindar dari segala bencana.

Banyak orang yang tidak mau mengundang Yesus dalam hidupnya. Mereka lebih memilih mengundang paranormal, perdukunan dan okultisme. Akibatnya mereka hidup dalam kutuk, dan kutuk membawa mereka kepada petaka dan bencana.

Maka dari itu, undanglah Yesus untuk berdiam dalam hidup kita maka kita terhindar dari kutuk yang membawa kita kepada malapetaka dan bencana. Tuhan Yesus memberkati kita. Amin.
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
 

Comments  

 
0 #1 Thimotius Bili 2011-09-20 10:53
Tuhan Yesus berkati kita semua dengan Firman-Nya.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Find the Best Web Hosting which offers reliable service and top quality support
Hits Counter
Sejak 5 Desember 2008
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini830
mod_vvisit_counterKemarin1288
mod_vvisit_counterMinggu ini2118
mod_vvisit_counterMinggu lalu10795
mod_vvisit_counterBulan ini9798
mod_vvisit_counterBulan lalu44815
mod_vvisit_counterAll days1380794
We have: 1 guests, 9 bots online
Your IP: 38.107.179.208
 , 
Today: Feb 07, 2012
Secure Certificate
SiteLock
Ads on: Special HTML