Renungan hari ini:
Nantikanlah Pertolongan Tuhan dengan sabar
Mazmur 37:7 Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.
Sungguh tidak enak hidup sungguh-sungguh dalam Tuhan.Mengapa? Karena ketika hidup sungguh-sungguh kita tidak akan melakukan cara-cara yang bertentangan dengan kehendak Tuhan. Hidup akan terasa sulit. Hal itu sangat terasa sekali khususnya dalam bidang ekonomi. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencapai kesuksesan, bahkan hal itu akan semakin gampang ketika kita melakukannya dengan cara-cara yang lazim di dunia yaitu sogok-menyogok, suap menyuap dan tipu menipu. Cara seperti itu sungguh sangat bertentangan dengan caranya Tuhan. Namun cara seperti itulah cara yang paling gampang menuju kepada kesuksesan.
Maka tidak jarang anak-anak Tuhan mengeluh dan berkata “Tuhan, kenapa mereka yang hidup penuh dengan dosa dapat menikmati berkat yang melimpah, sedangkan aku hidup susah, padahal aku senantiasa taat pada firmanMu”.
Nabi Yeremia pernah merasakan dan mengatakan hal yang sama. Itu dapat kita lihat pada ayat dibawah:
Yeremia 12:1-2 Engkau memang benar, ya TUHAN, bilamana aku berbantah dengan Engkau! Tetapi aku mau berbicara dengan Engkau tentang keadilan: Mengapakah mujur hidup orang-orang fasik, sentosa semua orang yang berlaku tidak setia? Engkau membuat mereka tumbuh, dan mereka pun juga berakar, mereka tumbuh subur dan menghasilkan buah juga. Memang selalu Engkau di mulut mereka, tetapi jauh dari hati mereka.
Yeremia mengeluh kenapa orang-orang yang tidak takut akan Tuhan justru merasakan nikmatnya hidup. Namun apa Tuhan jawab? Mari kita lihat ayat dibawah:
Yeremia12:5 "Jika engkau telah berlari dengan orang berjalan kaki, dan engkau telah dilelahkan, bagaimanakah engkau hendak berpacu melawan kuda? Dan jika di negeri yang damai engkau tidak merasa tenteram, apakah yang akan engkau perbuat di hutan belukar sungai Yordan?
Mari kita terjemahkan masing-masing maksud dari perkataan Tuhan itu.
Dalam menghadapi kesulitan hidup Tuhan tidak ingin kita bersungut-sungut. Tuhan tidak menginginkan kita cemburu kepada keberhasilan orang dunia. Satu hal yang Tuhan inginkan yaitu “Kita berdiam diri sambil menantikan pertolonganNya'. Dalam Alkitab terjemahan King James, ayat ini ditambahkan dengan kata “sabar”. Tuhan ingin kita menantikan pertolongannya dengan sabar. Sabar tidak dapat di buktikan dalam sekejab. Untuk membuktikan kesabaran seseorang maka di butuhkan “waktu”. Waktulah yang akan membuktikan apakah seseorang itu sabar atau tidak.
Doa:
Tuhan tolonglah kami dalam menjalani hidup ini. Ajar kami agar tidak iri terhadap keberhasilan orang-orang dunia melainkan bersabar menantikan pertolongan daripada Mu. Dalam Yesus kami berdoa. Amin