Switch to mobile site

Mengapa harus melalui Padang Gurun?

User Rating: / 0
PoorBest 
Mengapa harus melalui Padang Gurun?

Ulangan 8:2 Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.

Ayat ini menjawab pertanyaan pada judul diatas. Terus terang, dulu ini juga menjadi pertanyaan kami pribadi. Sebenarnya ada jalan pintas menunuju tanah Kanaan tanpa harus melalui Padang Gurun, tetapi mengapa Tuhan menuntun bangsa Israel bukan melalui jalan pintas itu malah sebaliknya melalui Padang Gurun yang tandus dan sulit? Bahkan mereka harus menempuh waktu perjalanan yang lama, sampai 40 tahun. Mengapa selama itu?

Menurut ayat diatas jelas sekali bahwa Tuhan menuntun bangsa Israel melalui Padang Gurun dengan maksud agar mereka memiliki sikap rendah hati. Dan mengapa mereka menempuh waktu perjalanan yang amat lama sampai 40 tahun? Itu karena mereka mengeraskan hati, selagi belum merendahkan hati maka mereka tidak akan keluar dari sana. Dan oleh karena tetap mengeraskan hati maka satu generasi dari mereka tidak keluar dari sana.

Apa hubungannya dengan kita?

Saudaraku, tahukah saudara bahwa kehidupan kekristenan kita juga sedang ada dalam sebuah perjalanan rohani menuju tanah kanaan rohani yaitu Yerusalem baru? Jangan heran jika kita juga mengalami suasana Padang Gurun. Jangan bertanya kepada Tuhan mengapa kita harus mengalami  yang namanya suasana padang gurun, suasana sulit dan penuh penderitaan. Maksud semua itu sudah jelas tertera pada ayat pembuka diatas yaitu supaya kita merendahkan hati. Oleh sebab itu mari kita jangan mengeraskan hati karena Tuhan sengaja membawa kita melalui padang gurun kehidupan agar kita menjadi orang yang rendah hati. Percayalah, selagi kita mengeraskan hati maka kita tidak akan keluar dari sana. Kita akan terus hidup di dalamnya sampai kita melembutkan hati. Dan jika kita tidak mau juga melembutkan hati maka seumur hidup kita akan berada didalamnya sama seperti orang Israel yang seumur hidup mereka berada dan mati di padang Gurun.

Ada ayat firman Tuhan yang sangat keras yang menyatakan kalau kita tidak bertobat dari perbuatan kita maka Tuhan akan memberikan tekanan yang lebih berat, itu dapat kita lihat pada ayat dibawah.

Imamat 26:18-20 Dan jikalau kamu dalam keadaan yang demikian pun tidak mendengarkan Daku, maka Aku akan lebih keras menghajar kamu sampai tujuh kali lipat karena dosamu,dan Aku akan mematahkan kekuasaanmu yang kaubanggakan dan akan membuat langit di atasmu sebagai besi dan tanahmu sebagai tembaga. Maka tenagamu akan habis dengan sia-sia, tanahmu tidak akan memberi hasilnya dan pohon-pohonan di tanah itu tidak akan memberi buahnya.

Bagaimana kalau masih belum bertobat juga? Tuhan akan menambah tekanan lagi.

Imamat 26:21 Jikalau hidupmu tetap bertentangan dengan Daku dan kamu tidak mau mendengarkan Daku, maka Aku akan makin menambah hukuman atasmu sampai tujuh kali lipat setimpal dengan dosamu.Aku akan melepaskan kepadamu binatang liar yang akan memunahkan anak-anakmu dan yang akan melenyapkan ternakmu, serta membuat kamu menjadi sedikit, sehingga jalan-jalanmu menjadi sunyi.

Lalu bagaimana kalau masih juga tidak bertobat?

Imamat 26:23-26 Jikalau kamu dalam keadaan yang demikian pun tidak mau Kuajar, dan hidupmu tetap bertentangan dengan Daku, maka Aku pun akan bertindak melawan kamu dan Aku sendiri akan menghukum kamu tujuh kali lipat karena dosamu, dan Aku akan mendatangkan ke atasmu suatu pedang, yang akan melakukan pembalasan oleh karena perjanjian itu; bila kamu berkumpul kelak di kota-kotamu, maka Aku akan melepas penyakit sampar ke tengah-tengahmu dan kamu akan diserahkan ke dalam tangan musuh. Jika Aku memusnahkan persediaan makananmu, maka sepuluh perempuan akan membakar roti di dalam satu pembakaran. Mereka akan mengembalikan rotimu menurut timbangan tertentu, dan kamu akan makan, tetapi tidak menjadi kenyang.

Apalagi yang akan terjadi kalau masih belum bertobat juga?

Imamat 26:27-29 Dan jikalau kamu dalam keadaan yang demikian pun tidak mendengarkan Daku, dan hidupmu tetap bertentangan dengan Daku, maka Aku pun akan bertindak keras melawan kamu dan Aku sendiri akan menghajar kamu tujuh kali lipat karena dosamu, dan kamu akan memakan daging anak-anakmu lelaki dan anak-anakmu perempuan.

Sungguh mengerikan sekali, intinya, Tuhan akan tetap menambah tekanan sampai kita bertobat dan merendahkan hati. Oleh sebab itu jangan pernah berpikir untuk tetap tidak merubah pendirian dan merendahkan hati karena tangan Tuhan yang berkuasa akan menekan dan menghancurkan orang yang tinggi hati.

Amsal 16:5 Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman.

Lalu, mengapa kita harus menjadi rendah hati? Dan kerendahan hati yang bagimana yang dimaksud oleh Tuhan? Mari kita perhatikan ayat dibawah.

Ulangan 8:3 Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

Sesuai dengan ayat ini, kerendahan hati yang dimaksud oleh Tuhan adalah bahwa kita hidup didalam firman Tuhan, bukan hanya sekedar menjadi orang yang sabar dan lemah lembut.  Dan sekali lagi kami katakan, inti dari kita diijinkan mengalami suasana padang gurun adalah agar kita hidup sesuai dengan firman Tuhan. Oleh sebab itu mari, rajinlah membaca dan merenungkan firman Tuhan serta hidup didalamnya, jangan keraskan hati, maka kita akan lepas dan keluar dari suasana padang gurun dan kita kan hidup didalam suasana yang penuh dengan kelimpahan air.

Mazmur 1:1-3 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
 

Add comment


Security code
Refresh

Find the Best Web Hosting which offers reliable service and top quality support
Hits Counter
Sejak 5 Desember 2008
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini786
mod_vvisit_counterKemarin1288
mod_vvisit_counterMinggu ini2074
mod_vvisit_counterMinggu lalu10795
mod_vvisit_counterBulan ini9754
mod_vvisit_counterBulan lalu44815
mod_vvisit_counterAll days1380750
We have: 2 guests, 3 bots online
Your IP: 38.107.179.210
 , 
Today: Feb 07, 2012
Secure Certificate
SiteLock
Ads on: Special HTML