Switch to mobile site
Pendalaman Alkitab
Bagian I Seri Makna Natal; Adakah Yesus lahir dihati kita?

Bagian I Seri Makna Natal; Adakah Yesus...

Bagian I Seri Makna Natal Adakah Yesus lahir dihati kita? - Natal yang Kehilangan Makna- Bulan... [More...]

Masa Pencobaan
Apa yang memisahkan kita dari Kasih Kristus?

Apa yang memisahkan kita dari Kasih...

Roma 8:35  Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan... [More...]

Renungan Umum
Belajar dari kehidupan Gideon

Belajar dari kehidupan Gideon

Pagi ini saya sangat tersentuh dengan kisah Gideon yang diangkat Tuhan menjadi Hakim atas Israel.... [More...]

Kesaksian Pembaca
Renungan Lainnya
Tinggalkan Pesan
ShoutMix chat widget
Ads on: Special HTML

Ads on: Special HTML
Renungan Singkat
User Rating: / 0
PoorBest 
Renungan Saat Pencobaan
Renungan hari ini:

Dua sikap ketika menghadapi pencobaan

Mazmur 18:7 Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.

Ada dua sikap yang mungkin ditunjukkan oleh umat Tuhan pada waktu mengalami pencobaan yaitu:

1.Menjauh dari Tuhan.
2.Semakin dekat kepada Tuhan.

Sikap yang kita tunjukkan menunjukkan siapa kita. Jika kita bersikap seperti yang pertama, itu menunjukkan bahwa kita ikut Tuhan hanya ingin enaknya saja. Ikut Tuhan
karena mengejar berkat jasmani belaka. Jika kita bersikap seperti point kedua, artinya kita mengenal siapa Tuhan yang kita sembah.  Kita mengenal rencana Tuhan dalam hidup kita. Kita mengetahui bahwa Tuhan punya rencana pada setiap apapun yang terjadi dalam hidup kita.

Contoh untuk point pertama adalah Orang Demas. Demas meninggalkan pelayanan hanya karena tidak tahan menderita dan aniaya. Demas lebih memilih kenikmatan dunia dari pada menderita bersama-sama dengan Paulus dalam menyebarkan injil Kristus. Penderitaan menyebabkan dia meninggalkan jalan Tuhan dan kembali kepada kehidupan dunia. Hal itu dapat kita lihat pada ayat dibawah:

II Timotius 4:9-10 Berusahalah supaya segera datang kepadaku, karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.

Contoh untuk point ke dua adalah Daud. Daud tidak pernah lari dari Tuhan ketika mengalami penderitaan. Ayat diatas menunjukkan semakin ia menderita, semakin ia berseru-seru kepada Tuhan. Sebenarnya bisa saja Daud kecewa dan menuntut serta menuduh Tuhan tidak tepati janji. Bukankah Samuel telah mengurapi dia menjadi raja sebelumnya. Kenapa bukan tahta kerajaan yang di dapatnya, melainkan penderitaan dan di kejar-kejar Saul. Bukankah seharusnya ia tidur di istana megah bukan sebaliknya tidur di dalam gua-gua?

Daud tetap bertahan didalam Tuhan karena ia tahu dan mengenal siapa Tuhan yang dia sembah. Ia meng mengenal segala jalan dan rancangan Tuhan dalam hidupnya. Hal itu dapat kita lihat pada ayat dibawah:

Mazmur 22:33-35 Allah, Dialah yang menjadi tempat pengungsianku yang kuat dan membuat jalanku rata; yang membuat kakiku seperti kaki rusa dan membuat aku berdiri di bukit; yang mengajar tanganku berperang, sehingga lenganku dapat melengkungkan busur tembaga.

Dari ayat ini kita lihat bahwa Daud menyadari bahwa Tuhan sedang mendidik dan mengajar dia dalam setiap penderitaan yang dia alami. Melalui penderitaan Tuhan mendidik dia untuk memiliki mental prajurit dan pria sejati. Prajurit dan pria sejati tidak di nilai dari berapa banyak musuh yang di bunuhnya melainkan berapa banyak dia bersabar dan mengampuni. Daud telah membuktikan itu. Sejahat-jahatnya perbuatan Saul atas  dirinya, dia tidak pernah mau membalas bahkan dia mengampuni Saul. Dalam beberapa kesempatan bisa saja dia membunuh Saul, namun tidak dilakukannya, malahan dia tetap menaruh hormat kepada saul.

Lalu bagaimana dengan kita? Bagaimana sikap kita ketika mengalami pencobaan? Apakah seperti Demas yang pergi meninggalkan Tuhan dan kembali kepada kehidupan dunia atau seperti Daud yang berseru-seru kepada Tuhan?

Doa:
Tuhan terima kasih buat renungan hari ini. Satu hal kami mohon, biarlah kami seperti Daud ketika mengalami pencobaan, dimana kami tidak meninggalkan Engkau melainkan berseru-seru kepadaMu. Ajar kami untuk mengenal setiap jalanMu ya, Tuhan. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
 

This content has been locked. You can no longer post any comment.

Find the Best Web Hosting which offers reliable service and top quality support
Renungan Populer
powered by camp26
Hits Counter
Sejak 5 Desember 2008
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini821
mod_vvisit_counterKemarin1288
mod_vvisit_counterMinggu ini2109
mod_vvisit_counterMinggu lalu10795
mod_vvisit_counterBulan ini9789
mod_vvisit_counterBulan lalu44815
mod_vvisit_counterAll days1380785
We have: 1 guests, 7 bots online
Your IP: 38.107.179.207
 , 
Today: Feb 07, 2012
Secure Certificate
SiteLock
Ads on: Special HTML
Facebook FanBox
Follow us on Twitter
Powered by Twitter Fan Box & Pizcar