Apa yang memisahkan kita dari Kasih Kristus?
Roma 8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?Dalam kebaktian Jumat Agung kemarin, disetiap gereja, pastilah topik kotbah yang di sampaikan bertemakan penderitaan dan kematian Yesus. Dan mungkin di beberapa gereja di putarkan cuplikan-cuplikan film penderitaan Yesus seperti film “The Passion of the Christ”. Kebetulan di tempat saya beribadah, cuplikan penderitaan pada film tersebut di putarkan, dan dari cuplikan tersebut kita mendapat gambaran betapa besar penderitaan yang di alami oleh Yesus.
Tahukah saudara mengapa Yesus rela dan iklas mengalami semuanya itu? Itu karena Kristus sangat mengasihi kita. Dengan Salib dan Penderitaan, Yesus membuktikan bahwa tidak ada satupun yang bisa memisahkan kasih-Nya dari kita.
Saudaraku, penderitaan apapun yang di alami manusia sudah di alami oleh Yesus.
Penindasan? Mulai dari penangkapan sampai dengan penyaliban, Yesus mengalami penindasan yang luar biasa. Ia di siksa dan di sesah.
Kelaparan? Yesus sudah mengalaminya, Itulah sebabnya ia berkata “Aku haus...” waktu di kayu salib. Sejak awal penderitaannya, tidak ada makanan dan minuman yang masuk kedalam perut Tuhan Yesus.
Ketelanjangan? Yesus juga sudah mengalaminya. Para prajurit menelanjanginya dan membagi-bagikan jubahnya. Itu kita temukan pada ayat dibawah:
Matius 27:35 Sesudah menyalibkan Dia mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi.
Bahaya dan Pedang? Itu juga sudah di alami-Nya. Lambung Yesus di tusuk dengan lembing, tetapi semuanya itu tidak dapat memisahkan kita dari kasih Kristus.
Saudaraku, bahkan bukan hanya hal-hal penderitaan diatas yang tidak dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan, Waktu-pun tidak dapat memisahkannya karena Tuhan mengasihi kita dengan kasih yang kekal, tidak dibatasi oleh waktu. Itu kita temukan pada ayat dibawah:
Yeremia 31:3 Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.
Lalu bagaimana dengan kita saudara?
Apa yang dapat memisahkan kasih kita kepada Tuhan? Hal apa saja yang bisa membuat kasih kita hilang kepada Tuhan?
Penindasankah? Kelaparankah? Ketelanjangankah? Bahaya atau pedangkah?
Tuhan Yesus telah membuktikan bahwa semuanya itu tidak akan memisahkan kasihnya kepada kita. Namun sungguh ironis, ada orang Kristen yang rela meninggalkan kasihnya kepada Tuhan karena hal-hal diatas. Ada orang Kristen yang rela meninggalkan imannya hanya karena jabatan, karena pekerjaan, karena Jodoh, karena kelaparan dan karena takut di tindas.
Satuharapan kita semua, khususnya bagi pembaca Renungan Kristen ini, kita semua menjawab “Ta satupun..., tak satupun...” Amin
Last Updated (Thursday, 09 June 2011 04:42)
Find the Best Web Hosting which offers reliable service and top quality support
















Comments
Kadang tangisan kita hanya sesaat ketika kita melihat,mengert i tentang pengorbanan dan siksaan d kayu salib.
Justru skarang Tuhan lah yg menangis setiap saat atas hidup kita yg masih menuruti kehendak Daging..
Sekarang juga melangkahlah untuk me restorasi hidup kita..maka kita akan mengubah sejarah hidup kita bagi Tuhan..
Di situlah apa arti menyenangkan hati Tuhan..Jbu
tx God
emang tidak ada apapun di dunia ini yang bisa memisahkan kita dari kasihNYA..Pengalaman Rasul Paulus dan Nabi Yunus membuktikan bahwa Tuhan sangat mengasihi mereka walau pemberontakan, penganiayaan dan ketidaktaaatan mereka kepada Tuhan, namun kasih setia Tuhan selalu ada bagi mereka termasuk kita semua walau banyak pelanggaran dan ketidak setiaan kita namun Tuhan tetap mengasihi kita..
Thanks very much to Yesus..
WE LOVE YOU SO SO much...
RSS feed for comments to this post