Switch to mobile site

Kumpulkanlah harta bagimu disurga

User Rating: / 3
PoorBest 
Kumpulkanlah harta bagimu disurga

Matius 6:19 "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.

Ayat ini mengajak kita untuk keluar dari fokus kepada harta di dunia ini. Kita diingatkan untuk tidak mengutamakan mencari harta di dunia ini, melainkan mencari harta di sorga. Apakah dengan ayat ini berarti kita tidak boleh kaya, tidak usah lagi bekerja dan harus hidup miskin? Bukan! Maksudnya tidaklah demikian. Kita harus melihat konteksnya secara menyeluruh. Alasan kenapa Tuhan Yesus berfirman demikian dapat kita lihat pada ayat dibawah:

Matius 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Tuhan Yesus mengingatkan bahwa dimana harta kita berada disitu juga hati kita berada. Jika kita memfokuskan mencari harta dunia ini maka hati kita akan terpaut kepada dunia ini dan hanya memikirkan hal-hal dunia. Bahkan waktu-waktu yang seharusnya digunakan untuk bersekutu dengan Tuhan digunakan untuk mencari kekayaan dunia ini. Tidak ada lagi waktu untuk Tuhan. Motto hidupnya bukanlah “Diberkati untuk memberkati” melainkan “Time is money! Waktu itu adalah uang)”. Karena waktu itu adalah uang maka jangan sia-siakan waktu, itulah prinsipnya. Kalaupun ia datang ke gereja fokusnya pun bukan lagi mencari Tuhan, tetapi fokusnya mencari kolega untuk memperluas jaringan demi kelancaran bisnis. Gereja di jadikan ajang bisnis. Saya teringat suatu kisah di Alkitab dimana Yesus marah dan membalikkan meja penukar uang dan meja pedagang di dalam bait suci. Yesus marah karena rumah ibadah dijadikan bisnis. Memang kebanyakan dari mereka beralasan bahwa mereka menjual barang-barang kebutuhan ibadah misalnya menjual hewan-hewan untuk korban persembahan seperti domba dan merpati. Tetapi Tuhan tidak melihat kemurnian hati di dalamnya. Walaupun mereka menjual kebutuhan korban persembahan tetapi hati mereka di penuhi oleh uang.

Matius 6:24: Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Hal itu masih terjadi saat ini, orang-orang yang fokus hidupnya kepada harta dunia ini akan memanfaatkan gereja untuk ajang bisnis. Mungkin saja dia beralasan melakukan itu demi membantu anak-anak Tuhan yang lain sama seperti alasan pedagang-pedagang di bait suci yang di usir Yesus yang beralasan untuk membantu mereka yang tidak bisa membawa hewan-hewan korban karena berasal dari tempat yang jauh. Satu hal jangan lupa, bisnis tetaplah bisnis. Kalaupun kita mau menolong anak-anak Tuhan, lakukanlah di luar gereja karena Gereja adalah tempat untuk memuji dan menyembah Tuhan.

Kita kembali ketopik inti. Firman yang berkata "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi” bukan berarti kita tidak boleh memiliki harta banyak di bumi ini karena Tuhan juga tidak menginginkan anak-anaknya miskin. Tuhan ingin setiap anak-anaknya diberkati secara berkelimpahan. Namun Tuhan menghendaki kita tidak meletakkan fokus hidup kita pada harta itu. Tuhan menghendaki fokus hidup kita kepada-Nya. Kalaupun kita memperoleh harta yang berlimpah biarlah itu merupakan bonus dari Tuhan sehingga kita tidak meletakkan pengharapan kita kepada harta itu.

Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Saudaraku, salah satu ciri yang dapat kita lihat dari orang yang memfokuskan hidupnya mencari harta di dunia atau mencari harta di surga adalah dari bagaimana dia menggunakan harta itu. Orang yang memiliki harta berlimpah namun mau berbagi dan menolong mereka yang sedang mengalami kesusahan terlebih lagi mau menggunakan hartanya untuk memperluas kerajaan Tuhan adalah ciri orang yang berfokus kepada mencari harta di surga. Tetapi sebaliknya, mereka yang mempunyai harta berlimpah namun menggunakannya hanya untuk dirinya sendiri adalah ciri orang yang hanya mencari harta dunia ini.

I Yohannes 3:17 Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?

Didalam Alkitab ada contoh orang-orang kaya yang mengumpulkan harta di surga. Mereka menggunakan kekayaan mereka untuk melayani Tuhan. Mereka menyadari bahwa mengumpulkan harta di surga lebih penting dari pada mengumpulkan harta didunia ini. Nama-nama mereka dapat kita temukan pada ayat dibawah:

Lukas 8:3 Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

Jadi intinya, mengumpulan harta di surga maksudnya adalah kita lebih memfokuskan hidup kita kepada perkara-perkara di atas, bukan kepada perkara di bumi ini. Kita menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada Tuhan, hidup dalam kasih yang di tandai dengan mau berbagi dengan sesama yang sedang berkurangan terlebih lagi mau menggunakan apa yang ada padanya bagi hormat serta kemuliaan Tuhan. 

Kolose 3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.

Tuhan Yesus meberkati.
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
 

Add comment


Security code
Refresh

Find the Best Web Hosting which offers reliable service and top quality support
Hits Counter
Sejak 5 Desember 2008
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini631
mod_vvisit_counterKemarin1461
mod_vvisit_counterMinggu ini7551
mod_vvisit_counterMinggu lalu9570
mod_vvisit_counterBulan ini26487
mod_vvisit_counterBulan lalu48503
mod_vvisit_counterAll days1547775
We have: 7 guests, 7 bots online
Your IP: 38.107.179.208
 , 
Today: May 19, 2012
Secure Certificate
SiteLock
Ads on: Special HTML
Facebook Page

Ads on: Special HTML