Harus lebih dari Ahli-Ahli Taurat
| Renungan Harian Kristen |
Harus lebih dari Ahli-Ahli Taurat
Matius 5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Kita mengenal bahwa ahli-ahli taurat dan orang-orang farisi adalah orang-orang yang tidak baik, orang-orang yang munafik. Mereka adalah orang yang hidup penuh dengan kemunafikan. Yesus membuat perumpamaan kuburan untuk mengambarkan mereka dimana pada bagian luar di labur dengan kapur putih yang bersih sementara di dalamnya penuh dengan kebusukan. Ini menunjukkan bahwa dari luar mereka itu bersih, suci namun di dalamnya penuh dengan kebusukan. Namun yang menjadi kelebihan mereka yaitu mereka taat melakukan kewajiban keagamaan. Mereka taat melakukan apa yang di perintahkan kitab taurat seperti puasa, mempersembahkan persembahan yang di perintahkan oleh Musa, menyucikan dan menguduskan hari sabat dan lain sebagainya. Akan tetapi, walaupun secara jasmani mereka hidup taat namun secara rohani tidaklah demikian. Mereka melakukan semua keagamaan mereka dengan motivasi agar dilihat dan di hormati orang namun mereka tidak hidup didalamnya.
Nah, yang menjadi peranyaan dan koreksi bagi kita, seperti yang saya nyatakan diatas bahwa kita mengenal orang farisi dan ahli-ahli taurat adalah orang yang tidak baik, apakah hidup keagamaan kita lebih baik dari mereka? Apakah kita hidup lebih taat dari mereka? Apakah kita sudah menjalankan hidup keagamaan dengan motivasi yang benar?
Kita kembali membaca ayat pembuka diatas dimana Tuhan Yesus menyatakan bahwa untukdapat masuk dalam kerajaan sorga maka hidup keagamaan kita harus lebih benar dari ahli-ahli taurat dan orang-orang farisi. Maka secara garis besar dapat kita lakukan dua hal untuk dapat lebih benar dari ahli-ahli taurat dan orag-orang farisi, yaitu:
1.Melakukan setiap firman Tuhan lebih dari mereka.
2.Melakukan ibadah keagamaan dengan motivasi lebih benar dari mereka.
Untuk dapat melakukan firman Tuhan lebih benar dari mereka maka pertama sekali kita harus menguasai firman Tuhan lebih dari ahli-ahli taurat. Bagaimana kita bisa melakukan firman Tuhan kalau kita tidak mengetahui firman Tuhan? Hal ini berarti kita harus lebih banyak membaca firman Tuhan dan menyelidikinya lebih dari para ahli taurat dan orang farisi. Firman Tuhan bukan hanya sekedar dilakukan untuk dilihat orang, tetapi firman Tuhan harus menjadi rhema di dalam hidup kita. Demikian juga halnya dalam melakukan ibadah, kita harus melakukannya dengan penuh ketulusan dan kerinduan bertemu dengan Tuhan. Kita kerumah ibadah melayani dan beribadah bukan agar dinilai orang sebagai orang yang alim dan baik. Tapi kita melakukan semuanya itu dengan mata tertuju hanya kepada Tuhan sebagai tanda syukur atas kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Artinya kita menjalankan keagamaan bukan dalam kemunafikan melainkan dalam ketulusan.
Jika kita bisa melakukan kedua hal ini berarti kita lebih baik dari ahli-ahli taurat, jika tidak maka kita sama saja dengan mereka bahkan kemungkinan lebih buruk. Kita berdoa semoga hidup keagamaan kita lebih baik dari ahli-ahli taurat dan orang-orang farisi itu. Tuhan Yesus memberkati. Amin
Find the Best Web Hosting which offers reliable service and top quality support















